• admin

Email Drip Campaigns dasar, keuntungannya, & 5 cara melakukannya dengan baik

Tujuan utama dari email marketing campaign adalah untuk menarik perhatian pelanggan – yang berkomitmen untuk anda lakukan call to action. Bagaimanapun juga, pada perspektif marketing audiens memiliki kekuatan penuh. Jadi kirimkan para pelanggan email secara berkala tapi jangan kirimkan dengan topik yang tidak mereka sukai.


Menjaga daftar audiens yang akan dibangun ketertarikannya dan menjalin hubungan dengan mereka merupakan salah satu strategi marketing. Cara terbaik disini adalah dengan mengirimkan email drip campaign.


Apa itu email drip campaign ?

email drip campaign adalah bagian dari pre-written marketing emails yang digunakan untuk membuat kerja sama sehingga dapat menggiring konsumen pada titik akhir. Mereka merujuk pada “drip” promosi karena mereka ingin menyampaikan point penting mereka secara perlahan “dripping” yang berguna dalam informasi, update, produk, pemberitahuan, over time.


Stefano Mazzalai, sebagai Instapage Head of Marketing Operations, menganjurkan:

Email drips are all about relevance and timing. By using a combination of intent signals (i.e., is the user interested in this specific content?), fit (is this the right user for our product?) and behavioral metrics (how engaged/disengaged is the user?), it is possible to create highly segmented drip campaigns with 70%+ open rates and 30%+ click rates.* It is all about how much you know the pain points of each target audience and what you can offer to solve their issues.

*Instapage data


Sebagai contoh

Email marketing drip campaign ialah email yang secara otomatis terkirim pada spesifikasi waktu tertentu atau user action. Sebagai contoh, sebuah email sesegera mungkin terkirim kepada seorang langganan anda berdasarkan list email, dan diikuti setiap senin untuk sepuluh minggu selanjutnya. Atau, jika itu merupakan prospek maka akan upgrade post-click landing page untuk beberapa minggu tapi sebenarnya belum terupgrade, sebuah drip email dikirimkan dengan penjelasan manfaat dari uprading tersebut.


Sederhananya, drip campaign adalah semua tentang menyampaikan pada pelanggan anda informasi yang tepat di waktu yang tepat untuk mendorong dan mengajak mereka menyetujui tujuan kita.


Drip marketing campaign flowcharts itu sederhana seperti anda ingin mereka seperti apa dengan beberapa tahapan dan jalurnya. Ini salah satu contohnya :


Yang membedakan email drip campaigns dengan yang lain ialah:

· Gunakan timing anda behavioral triggers untuk mengirimkan pesan otomatis.

· Kirimkan email pada subscribers yang akhirnya melakukan sign up.

· Dapatkan banyak banyak subscribers yang sign up dengan sedikit resiko orang yang akan unsubscribe.


Tambahan, drip marketing campaigns juga dikirimkan bersamaan dengan daftar manfaat yang didapatkan.


Manfaat utama dari drip marketing campaigns

Segmentasi yang tepat akan menambahkan lebih banyak pendapatan

Drip marketing dapat mengajak para pelanggan, mengedukasi pelanggan, menghargai pelanggan, dan banyak lagi – semuanya dalam email campaign yang sama. Dengan pinpointing, segmenting, kemudian reaching pelanggan pada spesifikasi kelompok yang tepat sehingga anda bisa mendapatkan orang yang tepat diwaktu yang tepat.


Sebuah segmen dari email drip campaign juga dapat membangun kepercayaan dari para pelanggan. Dibandingkan memaksa pelanggan menggunakan email yang sama, lebih baik menyortir para pelanggan dan melakukan pendekatan dengan cara yang berbeda – hal ini lebih tepat, karena lebih bertarget dan relevan, mereka akan merasa lebih personal.


Pada akhirnya akan membawa sedikit orang untuk melakukan unsubscribes dan conversion rate yang tinggi. Penelitian biasanya menunjukkan mengirimkan segmented drip email akan membuat 18x peningkatan pendapatan dalam bisnis.


Banyaknya persetujuan dengan sedikitnya penawaran

Sebagian alasan dari sebuah drip campaign menghasilkan peningkatan pendapatan daripada email campaign lainnya adalah untuk meningkatkan banyaknya persetujuan. Drip email lebih dari 119% dapat meningkatkan click rate, yang mana dibutuhkan lebih sedikit usaha dibandingkan harus melakukan penawaran.


Pertama, dengan proaktif mengirimkan materi yang relevan dengan prospek target, anda mengurangi sedikit jerih payah untuk membuat mereka tertarik. Ketika mereka sudah tertarik, pada dasarnya anda sudah mempermudah siklus penjualan dan mengarahkan konsumen berdasarkan bidang prospek yang lebih tepat.


Sebuah drip email campaign yang baik juga dapat menyingkirkan para pembaca yang tidak responsif, sehingga tidak ada lagi waktu yang terbuang dan menjadi lebih efektif.


Kedua, drip email tergantung pada automation sehingga mereka tidak perlu perhatian yang konstan. Walaupun mereka dapat diamati dan diuji, tim marketing tidak membutuhkan waktu lebih untuk membuat dan mengirim email. Ini berita barunya, sejak menggunakan marketing automation dengan email marketing drip campaign dapat menaikkan 20% peluang penjualan.


Continuous conversation to remain top of mind

Sebuah email marketing drip campaign dapat disampaikan selama percakapan berlangsung antara anda dan pelanggan anda, dan membuat anda membangun informasi dari email sebelumnya. Jadi tidak hanya menanamkan brand pada mereka tetapi juga membantu mereka menumbuhkan rasa percaya untuk menjalin hubungan. Menjaga kepercayaannya membuktikan bahwa anda akan menepati janji anda dan akan selalu memberikan yang terbaik.


Contoh Email Drip Campaign

Anda mungkin ingin melakukan eksperimen terhadap beberapa orang untuk mendapatkan informasi yang relevan kepada pembaca yang ditargetkan dan berpotensi yang kemudian mengubahnya sebagai pelanggan.


Welcome email

Welcome drips bertindak sebagai perkenalan langsung mengenai brand anda kepada pelanggan baru anda. Mereka menyampaikan seperti cara membuat kesan pertama yang baik dan biar mereka tau bahwa semuanya bukan hanya tentang penjualan.


Welcome email biasanya sederhana seperti, “Hi, nice to meet you!” atau anda dapat memberikan mereka promosi konten sederhana. Jika ada seseorang melakukan subsribe pada blog, sebagai contoh kirimkan email untuk mempromosikan artikel blog terakhir anda atau artikel mendasar. Anda bisa juga menyampaikan sebuah kupon seperti Buy Buy Baby:


Onboarding Emails

Onboarding emails nantinya akan membantu free trial users untuk dibayarkan dengan pengetahuan dan mempertahankan mereka dari waktu ke waktu. Tentu saja mereka akan megera melakukan sign up untuk mendapatkan free trial, sekarang waktunya anda untuk menjelaskan tentang produk atau pelayanan (bagaimana kunci menggunakan fiturnya, dsb), bagaimana ini dapat menyelesaikan setiap permasalahan mereka, dan bagaimana anda dengan kompetitor lainnya.


Berikut ini adalah contoh sebuah email untuk agensi yang melakukan sign up untuk instapage trial:


Mirip dengan post-click landing pages, onboarding emails anda hanya akan dapat menyelesaikan satu CTA, karena banyaknya pilihan setiap orang, membuat mereka hanya sedikit mendapatkan pilihan.


Re-engagement emails

Sangat baik untuk mencoba menghubungi pelanggan yang tidak berpotensi kemudian buat mereka menjadi pelanggan yang berpotensi. Sekalipun mereka mehapus email anda tanpa membukanya, atau hanya sekali click-through – re-engagement emails dapat menarik pelanggan yang sempat tertarik sebelumnya.


Tidak apa-apa bila mereka melakukan unsubscribe atau melakukan cancel akun jika mereka tidak tertarik pada brand anda. Anda dapat menghilangkan reputasi buruk dengan mengurangi orang yang tidak tertarik.


Anda juga dapat melihat contoh email dari Podio yang memberikan daftar konsekuensi apabila mereka melakukan canceling atau inactive:


Abandoned cart emails

Mengosongkan keranjang belanja sudah sangat biasa, sebuah email drip campaign dapat membujuk pelanggan untuk kembali melakukan pembelian:


Ingatkan mereka mengenai apa yang mereka beli di keranjang sebelumnya, Konfirmasikan bahwa barang yang dibeli masih tersedia, dan tawarkan diskon dengan kode untuk mendapatkan potensi mereka kembali.


Penelitian menunjukkan bahwa ketika pembeli melakukan pembelian kembali, 72% mereka membeli produknya kurang dari 24 jam – dan ini seperti bagian dari Abandoned cart emails.

Email Konfirmasi

Setelah melakukan closing penjualan, email penawaran anda belum selesai. Anda tetap dapat menggunakan strategi ini untuk mengkonfirmasi pembelian pelanggan dengan mengucapkan “terima kasih” yang sudah di atur otomatis setelah mereka melakukan pembelian.


Seperti yang Shipt lakukan, beserta dengan link pembayaran dikirimkan melalui email konfirmasi untuk tanda persetujuan pelanggan dengan perusahaan anda.


Bersamaan dengan Drip Campaign, pertimbangkan email lain seperti email untuk meminta review dari produk atau pelayanan dan kupon penawaran untuk pembelian selanjutnya.


5 drip email campaign yang baik

Untuk mendapatkan pemasaran yang baik, anda bisa mengikuti 5 pedoman ini dan mendapatkan hasil yang baik:


Pertimbangkan perjuangan pelanggan

Untuk meningkatkan tingkat persetujuan, kirimkan drip email yang cukup relevan dengan si penerima dan kemajuan mereka dalam melakukan penjualan. Sebagai contoh, Jika seseorang baru mengetahui tentang bisnis anda maka mereka seperti siap dan tidak untuk membeli. Mereka butuh pengaruh lewat informasi, nilai konten sebelum melakukan penjualan. Pelanggan yang tau tentang brand anda, akan mempertimbangkan beberapa hal seperti harga produk, kupon/diskon, free trials.


Temukan kebutuhan dan hal yang dihindari audiens, dan sesuaikan dengan penyampaian pesan anda. Ini akan membantu memperkuat hubungan, dan memberi hasil campaign yang lebih baik.


Kosongkan email dan create smooth flow

Tetaplah konsisten, selalu berada dilangkah anda. Pertahankan hubungan, tetapi juga berikan pelanggan ruang untuk dapat berpikir dan memilih. Terlalu banyak menghubungi pelanggan dan agresif dapat membuat pelanggan berhenti berlangganan. Sebagai acuan, jangan mengirimkan lebih dari satu drip email per hari. Sehingga dapat memberi mereka waktu untuk mencerna dan berpikir mengenai konten dengan baik.


Yang paling penting, sebuah email drip campaign akan lancar bila bersamaan. Untuk memastikan, Tulis semua email dalam satu kategori agar konsisten. Meskipun terdengar memakan banyak waktu dan mengintimidasi, tapi kebanyakan dari email tersebut hanyalah beberapa paragraf jadi dapat ditulis dalam waktu yang singkat. Ada juga beberapa tips yang memudahkan anda untuk memprosesnya.


Basic Tips untuk menulis email sederhana:

Untuk menulis konten email yang berkualitas, perhatikan rekomendasi ini:


· Fokus pada nilai, Selalu kirimkan hal yang penting, konten yang bernilai jadi pelanggan tidak merasa membuang-buang waktu membacanya.


· Paragraf pendek, terlalu banyak kata-kata terlalu mengintimidasi pembaca, terutama ketika membaca dengan layar yang kecil, jadi pastikan membuatnya sesimple mungkin dan tambahkan ruang putih.


· Pertahankan email yang pendek diawal, Mereka belum terlalu mempercayai anda, mereka mungkin tidak akan memberikan anda waktu yang banyak.


· Get Personal, Bagikan informasi relasi non bisnis – seperti cerita yang memikat, kegagalan pribadi, ataupun anekdot – biarkan prospek tersebut terhubung dengan email dan brand anda.


· Hindari kata-kata marketing dan large media, kedua hal ini dapat mengurangi tersampaikannya pesan karena email client seperti gmail dan outlook yang selalu dijadikan sebagai alamat tujuan untuk pengiriman promosi.


· Gunakan email subject line yang menarik: pertama, dapatkan orang yang akan membuka pesan tersebut, jadi email subject line harus sangat menarik.


· Gunakan keadaan yang mendesak: Gunakan deadlines dan penawaran yang eksklusif.


· Tambahkan sebuah CTA: tunjukkan pada mereka apa langkah selanjutnya dengan penawaran yang bernilai, seperti mengunjungi email post-click landing page atau mengunduh sebuah whitepaper.


· Tambahkan P.S: Berikan teaser mengenai email anda selanjutnya dan pastikan pelanggan anda menantikannya.


Hubungkan campaign anda dengan channel yang lain

Drip campaign bukanlah email yang sebenarnya. Usahakan membuat semua channel anda terhubung dan dapat bekerja bersamaan untuk membuat hasil yang maksimal.


Sebagai contoh, tambahkan “Follow us on instagram” diakhir email sehingga pelanggan anda tau bahwa anda juga aktif di media sosial. Anda juga dapat memberikan konten yang terhubung dengan media sosial, paid ads, untuk memberikan ketertarikan yang konsisten mengenai penawaran yang lebih spesifik lagi, seperti sebuah produk baru.


Uji Campaign anda secara berkala

Hanya karena email anda sudah diatur otomatis, bukan berarti anda membiarkannya begitu saja. A/B testing adalah jawabannya dan dapat mengoptimalkan drip campaign anda.


Setelah meluangkan waktu anda untuk menspesifikasikan target anda berdasarkan segmen, penting bagi anda untuk mengevaluasi ulang dan menyesuaikan segmen tersebut kembali seperlunya. Disarankan juga untuk dapat merubah beberapa elemen yang berbeda (subject lines, language, the tone of voice, CTA, dll) untuk melihat performa terbaik. Bahkan elemen yang terlihat sepele terkadang dapat meningkatkan performa juga.


Mulai merencanakan Campaign selanjutnya hari ini

Kunci untuk membuat high-converting campaign adalah dengan membiarkan subscriber anda menyukainya. Sampaikan pesan yang relevan untuk orang yang tepat dan diwaktu yang tepat dapat membantu mendapatkan pelanggan berpotensi.


Untuk menyelesaikan campaign anda dan mengurangi wasted click, pastikan untuk membuat post-experience dengan baik dan sempurna.






Artikel ini disadur dari https://instapage.com/blog/email-drip-campaigns

PT. Mata Angin Digital

Centennial Tower Level 29, Jl. Gatot Subroto No. 27,
Karet Kuningan, DKI Jakarta 12950

WA +62 819 11111 809

  • Black Facebook Icon
  • Black Twitter Icon
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon

©2018 powered by Mata Angin Digital