• admin

50 Tips terbaik di Media Sosial



Perkenalan


Dari banyaknya waktu yang digunakan setiap orang untuk online, penggunaan media sosial menyumbang sebesar 30%. Jejaring sosial telah mengubah kehidupan saat ini – perubahan ini pun tidak terlihat melambat.


Mengikuti perkembangan terbaru dari Channels di media sosial menghabiskan waktu seperti bekerja seharian. Dan bila anda tertarik pada peluang pasar secara online, anda mungkun lebih sering melihat laporan social media metrics, mengembangkan pengikut anda, dan berkolaborasi dengan tim lain seperti pemasaran produk ataupun penggunaan pelayanan.

Itulah kenapa daftar 50 tips terbaik di Media Sosial ini dibuat. Anda akan dapat menemukan cara dalam aspek media sosial dalam bisnis, mulai dari mendengarkan, hingga terlibat pada melakukan postingan dan periklanan.


Tapi Media Sosial itu terlihat bagus karena keberagamannya. Bisnis dan individu memiliki cara sendiri pada suara, nada, hingga pendekatannnya di media sosial. Jadi, ketika anda membaca 50 tips terbaik di Media Sosial ini, anda juga harus memikirkan cara mempersonalisasikannya pada tujuan bisnis dan pelanggan anda.



Bagian 1 : Mendengarkan dan Menganalisa


Strategi Mendengarkan pada Media Sosial terdengar cukup mudah; Identifikasi dan analisa apa yang mereka katakan mengenai anda – dan topik yang relevan untuk perusahaan anda – di internet. Tapi apa yang membuat mendengarkan ini sangat penting adalah karena bagaimana hal tersebut dapat mempengaruhi bagian lain dari rencana pemasaran anda. Ketika anda menggunakan data sesungguhnya dan sentiments dari pelanggan di media sosial, anda bisa menggunakan strategi pemasaran untuk mendapatkan pelanggan secara personal.


Pertama adalah mendengarkan dan kedua membuat ketertarikan menjadi kunci untuk pendekatan pada media sosial. Ini adalah 10 hal yang bisa dimulai untuk menjadi pendengar yang lebih baik di media sosial dan Rencana analisa.


1. Teliti dimana orang-orang banyak membicarakan anda

Langkah pertama untuk mendengarkan di media sosial adalah memasang antena yang benar pada saluran yang tepat. Anda mungkin tau bahwa Facebook, twitter, linkedIn adalah tempat terbaik untuk mendengarkan. Tapi berdasarkan industri dan pelanggan anda, mungkin anda bisa menemukan forum, snapchat, instagram, tripAdvisor, Yelp, atau situs lain yang sama pentingnya.


2. Identifikasi orang-orang berpengaruh pada Industri anda

Ketika anda mulai mendengarkan, anda mungkin merasa bahwa tidak ada yang membicarakan tentang brand anda sehingga tidak banyak yang bisa didengarkan. Ini akan sangat penting terutama untuk perusahaan B2B. ini artinya waktunya untuk mengidentifikasi orang yang paling berpengaruh dalam bisnis anda. Percayalah bahwa orang-orang berpengaruh diluar sana membuat konten terbaik juga dibawah sinar matahari. Jadi, temukan siapa orang yang berpengaruhnya dan perhatikan apa yang mereka bicarakan.


3. Dengarkan peluang penjualan anda di media sosial

Penjualan di media sosial tidak harus selalu tentang konversi secara lansung. Biasanya, ini mengenai social media managers yang mendapatkan bantuan dari tim penjualannya. Sebagai contoh, seseorang mungkin mentweet bahwa dia ingin membeli BMW yang baru, dan local BMW dealership memberikan video yang bermanfaat. Perhatikan peluang baiknya – dan mungkin juga ketika seseorang sedang kecewa terhadap produk kompetitor anda. Peluang penjualan di media sosial ada dimanapun ketika anda mencari.


4. Pastikan untuk tidak menyebut merek secara langsung

Orang-orang tidak menyebutkan merek anda ataupun menuliskan merek anda dengan tidak benar ketika membicarakan tentang merek anda. Mereka mungkin salah mengeja merek anda, menggunakan singkatan, atau hanya membicarakan industri anda tidak spesifik pada brand anda. Kumpulkan daftar kata yang digunakan orang-orang untuk dapat menggambarkan merek anda, industri anda, dan pesaing anda serta lacak percakapan yang berkaitan dengan kata kunci tersebut di media sosial.


5. Hubungkan Media Sosial ke bisnis anda yang lebih luas

Menurut laporan Salesforce’s fourth annual “State of Marketing”, mereka menemukan bahwa marketing dengan kinerja yang tertinggi mengintegrasikan aktivitas media sosial ke dalam fungsi bisnis lainnya. Sebagai contoh, 88% dari kinerja tertinggi marketing dikolaborasikan dengan departemen pelayanan untuk menanggapai pertanyaan dan permasalahan sosial – sisanya hanya 37% kinerja yang kurang baik. Media sosial juga membantu tim penjualan menemukan prospek baru dan community managers anda mengidentifikasi pendukung merek.


6. Buat kategori untuk mengatur mentions

Saat rencana mendengarkan anda di media sosial telah matang, anda dapat memulai untuk mencari banyak topik dan kata kunci. Anda seperti menemukan informasi ini pada massa besar yang tak terstruktur. Dengan menempatkan kategori dan memindahkan konten (baik secara manual atau otomatis) dalam kategori, dapat mempercepat anda memahami dan mengambil tindakan pada apa yang orang katakan mengenai merek anda. Pastikan kategori anda fleksibel pada akun untuk perubahan yang muncul pada pendapat orang-orang.


7. Menyusun laporan analisa yang membantu membentuk upaya pemasaran nantinya

Mendengarkan di media sosial membuat anda ada di posisi yang patut ditiru: anda mulai membangun data. Banyak data bukan berarti membuat banyak tindakan – anda harus memiliki maksud. Jadi buatlah laporan konsisten yang memiliki :

· Sentiment Analyst

· Total Mentions

· Jaringan teraktif

· Pain Point

Untuk memasukkan semuanya pada konteks marketing, jawab pertanyaan seperti “Apakah penggunaan mentions menaikkan atau menurunkan dari waktu ke waktu ?” dan “apakah positif sentiment meningkat?” lakukan ini per minggu, per dua minggu, atau per bulan akan membentuk upaya pemasaran dan campaign nantinya sebagai cara untuk lebih dekat dengan pelanggan anda.


8. Berfokus pada pelanggan, bukan berfokus pada Channels

Hampir semua marketing di media sosial mengetahui, pengikut pada channels dapat berubah tiap saat, tapi pentingnya mengetahui pelanggan individu itu tetap sama. Sama seperti mendengarkan setiap pertanyaan atau komentar, berfokus pada pelanggan individual dan bagaimana anda memberikan sebuah pengalaman konsisten di media sosial, web, email, dan lainnya. Daripada hanya menyimpan mereka pada daftar, kenali mereka sebagai pelanggan, tidak hanya mengenalnya, rangkai hubungan dengan menghubungkannya pada sejarah perusahaan.


9. Otomatiskan apa yang anda bisa, tetapi pertahankan elemen manusia

Proses mendengarkan di Media Sosial mungkin luar biasa, tetapi tergantung pada ukuran perusahaan anda. Dengan mendengarkan di media sosial membantu anda melakukan tag pada kata kunci secara otomatis dan melakukan mentions pada perusahaan. Langkah informasi otomatis ini meningkatkan efisiensi dan memberikan anda lebih banyak waktu dengan pelanggan. Tapi anda tidak bisa menyerahkan segala sesuatunya pada sistem komputer. Cari tahu teknik otomatis yang cocok untuk perusahaan anda dan alokasikan juga manusia agar terlihat lebih manusiawi. Anda dapat lebih produktif dan karyawan anda juga senang bahwa ada pekerjaan yang tidak dapat dilakukan oleh robot.


10. Tarik kesimpulan yang berarti mengenai pelanggan anda berdasarkan Sentiment Analyst

Sentiment Analyst mengacu pada bagaimana anda mengukur sikap pelanggan anda. Teknologi untuk Sentiment Analyst sudah sangat canggih saat ini. Tapi beberapa contoh postingan – terkadang sarkasme – dapat meningkatkan sistem. Anda harus selalu mengambil sampel dari analisa konten dan pastikan konten tersebut ditandai dengan benar. holy grail dari mendengarkan di media sosial adalah kemampuan untuk menggambarkan kesimpulan yang berarti tentang pelanggan anda dari mendengarkan apa yang mereka katakan, dan disitulan Sentiment Analyst berperan besar.



Bagian 2 : Libatkan Komunitas Anda


Setelah anda selesai di tahap mendengarkan apa yang orang katakan mengenai merek anda di media sosial, saatnya untuk memulai percakapan. Hubungkan dengan prospek anda, pelanggan, industri, komunitas, dan ya mungkin yang membenci anda merupakan bagian dari strategi sosial yang sukses. Berikut ini adalah 10 cara untuk meningkatkan usaha keterlibatan anda.


1. Berdayakan karyawan untuk menjadi pendukung social brand

Keterlibatan karyawan adalah cara terbaik untuk menyebarkan pesan sosial anda ke jangkauan yang luas. Berdayakan karyawan anda menjadi social ambassadors sehingga memudahkan mereka untuk berbagi konten tentang perusahaan pada channelsnya. Kurator harus sering memperbarui daftar link atau pesan singkat sehingga nantinya karyawan bisa melakukan copy, paste, dan customize.


2. Letakkan tombol share di tempat-tempat strategis

Beberapa tahun lalu, tombol social share cukup viral. Tiba-tiba setiap logo facebook dan twitter memenuhi beranda dan halaman website. Kita dapat mengambil kesimpulan bahwa letak tombol share itu sangat strategis. Gunakan tombol media sosial untuk memberitahu orang-orang situs yang anda kunjungi (seperti snapchat atau instagram) atau untuk mengindikasi dimana mereka mendapatkan customer service yang cepat, dan selalu memberikan alasan berharga bahwa mereka harus terhubung dengan Anda.


3. Memanusiakan brand anda

Tidak peduli anda memiliki teknik marketing B2B tingkat tinggi atau sebuah produk rambut, anda tetap memasarkannya pada orang-orang. Dan orang-orang ingin berbicara satu sama lain, bukan sebuah perusahaan tanpa tatap muka. Berikut ini adalah cara untuk memastikan social presence anda tetap profesional dan manusiawi.

· Akui kesalahan anda dan meminta maaf bila perlu

· Bagikan tampilan perusahaan ketika bekerja atau kehidupan perusahaan anda

· Perlihatkan nama dan wajah orang-orang yang mengelola media sosial anda

· Gunakan jargon diet dan bahasa sehari-hari

· Ada sisi humor


4. Kembangkan audiens anda dengan cara yang benar

Sejumlah besar penggemar memberikan dukungan dan dapat membantu manager anda melihat bahwa Anda melakukan pekerjaan dengan baik. Namun yang Anda inginkan adalah menumbuhkan audiens Anda secara bertahap dan berkelanjutan. Cara kunonya adalah berbagi konten yang konsisten dan menarik, memposting di waktu yang tepat dan bertindak seperti manusia yang melakukan semuanya untuk meningkatkan audiens Anda di platform sosial apa pun.


5. Hati-hati dengan postingan yang berlebihan

Meskipun penting untuk tetap mempertahankan hubungan sosial, melakukan posting terlalu sering dapat mematikan audiens Anda. Memberikan konten yang fokus dan menarik dengan jangka waktu tertentu akan menghasilkan hasil yang lebih baik dan membantu Anda mengembangkan followers Anda. Buat rincian konten dengan jadwal posting dan terapkan sesuai jadwal postingan. Audiens di media sosial Anda sibuk – dan mereka akan lebih menghargai komunikasi yang jelas dan ringkas.


6. Jangan terlalu terhanyut dengan perasaan

Anda mungkin melihat salah satu dari banyak artikel yang menjelek-jelekkan merek anda sehingga anda mulai emosional untuk membagikan pendapat mereka tentang setiap kecurangan selebriti, acara dunia, atau hari libur. Beberapa hal tersebut lebih baik dibiarkan tidak terungkap – dan sebagian besar acara tidak memerlukan respon dari perusahaan Anda. Begitupun sebaliknya, Anda tidak selalu harus merespon setiap kali seseorang menyebut merek perusahaan Anda. Terkadang lebih baik membiarkan karyawan individu, influencer, atau anggota komunitas lainnya menyela Anda. Jika Anda merespon pada waktu yang salah, Anda mungkin mengirim pesan yang salah. Jadi, gunakan percakapan Anda dengan bijak.


7. Bertujuan untuk transparansi

Keterbukaan sangat berpengaruh di media sosial. Model komunikasi yang transparan membantu komunitas Anda merasa terlibat dalam perusahaan Anda dan menghargai kepercayaan yang Anda tunjukkan kepada mereka. Anda dapat meningkatkan transparansi dengan membuat CEO atau eksekutif lainnya menjadi pengguna aktif di Twitter, secara otomatis mereka meminta feedback, dan membiarkan pelanggan Anda bertemu dan mengobrol dengan karyawan Anda secara online.


8. Bantu pelanggan bertambah wawasan

Anda harus memberikan banyak pengetahuan tenang industri anda, produk anda, dan pelayanan anda. Bagikan apa yang anda pelajari dengan pelanggan anda dan komunitas anda dan bantu mereka memiliki pengetahuan yang benar. Berikut inilah caranya :

· Perhatikan pertanyaan yang paling banyak ditanyakan pelanggan pada forum tanya jawab atau website. Dari forum tanya jawab tersebut menjadi cara yang bagus untuk membuktikan bahwa anda mengetahui masalah terbesat dari pelanggan anda.

· Jawab setiap pertanyaan dan sediakan materi lain untuk bacaan selanjutnya

· Berdasarkan contoh. Lakukan riset, studi kasus, dan bagikan juga momen pembelajaran pada blog anda. Pilihlah materi yang relevan dan bermanfaat.


9. Terlibat secara inteligensi dengan feedback yang positif

Ketika anda mendapatkan feedback yang positif, hubungan pada interaksi tersebut sehingga pelanggan cenderung akan beropini positif. manusia mudah terpengaruh oleh pendapat orang lain, jadi ketika orang-orang beropini positif tentang merek anda, maka itu sangat luar biasa. Selalu berterima kasih pada mereka terlebih dahulu. Lalu anda dapat mencari cara untuk mengintegrasikannya pada komunitas anda. Anda bisa mencatat postingan blog terbaru mereka dan membagikannya di channels anda, menjadikannya sebagai referensi pelanggan, atau mengundang mereka ke forum pelanggan.


10. Menangani feedback negatif dengan cepat dan terampil

Ketika seseorang memberikan feedback negatif mengenai merek anda, balas dengan cepat dan jangan hapus postingan tersebut dari channels anda. Penghapusan postingan dapat dianggap bahwa merek anda tidak jujur dan berusahan menyembunyikan kebenaran. Dan jangan membalasnya secara emosional – tetap fokus pada kritik yang membangun. Jika seseorang jelas-jelas ingin menjelek-jelekkan merek anda, yang terbaik adalah tidak menanggapi mereka secara emosional. Justru, anda bisa mengirimkan alamat email atau nomor telpon layanan pelanggan dan minta pelanggan untuk menghubungi secara langsung.



Bagian 3 : Melakukan posting dan membuat konten


Setiap strategi media sosial yang sukses tidak terlepas dari postingan. Seali itu, apa yang membuat media sosial unik adalah percakapan dua arah. Tetapi terkadang merek menjadi aneh karena postingan yang tidak memiliki strategi sama sekali. Disisi lain, merek yang lain sangat kreatif dengan konten media sosial mereka sehingga postingan mereka mudah menyebar seperti api.


Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan sebelum melakukan tweet, memposting, pinning, atau snapping dari merek anda. Lihat tips berikut ini untuk melakukan pendekatan yang lebih bijaksana dalam melakukan posting di media sosial.


1. Hormati aturan channels yang lain

social media managers yang cerdas memahami bahwa setiap jaringan sosial adalah entitasnya sendiri. Bahkan jika Anda ingin berbagi hal yang sama (seperti pengumuman produk besar) di berbagai media, pastikan Anda menggunakan setiap jejaring sosial seperti yang seharusnya digunakan - dan dengan kemampuan terbaiknya. Sebagai contoh, postingan facebook tidak boleh melebihi 280 karakter seperti twitter dan dapat memposting gambar yang lebih besar daripada di instagram.


2. Miliki publishing strategy, bukan channel strategy

Meskipun penting untuk menghormati perbedaan di antara channels (lihat tips sebelumnya), pastikan publishing strategy Anda tidak menjadi terlalu sepi atau membosankan. Idealnya, semua channels beroperasi secara harmonis dan saling melengkapi daripada berfungsi secara terpisah. Hindari memiliki postingan yang berbeda konten di tiap akun Facebook, Pinterest, Snapchat, dan lainnya. Tetapi, fokuslah pada apa yang ingin Anda capai secara keseluruhan dengan media sosial dan bagaimana setiap channels melakukan fungsinya.


3. Proses persetujuan Line Up

Sebelum anda memposting, anda harus memutuskan siapa saja yang dapat menambahkan postingan atau konten anda ke channels di media sosial. Hal ini untuk menghindari postingan ganda dengan konten yang sama. Contohnya, buatlah daftar orang-orang yang bertanggung jawab pada media sosial anda. Seperti :

· Administrator

· Editor

· Penerbit

Beberapa jenis media sosial, seperti facebook memiliki fitur untuk menambahkan admin, sementara akun lain memerlukan alat pihak ketiga. Terlepas dari bagaimana anda melakukannya, pastikan anda telah menempatkan seseorang dengan jobdesk yang berbeda. Hal ini untuk memastikan mereka adalah orang yang memiliki akses untuk mengurus media sosial anda.


4. Jadikan setiap media sosial CTA mobile friendly

Saat ini, hampir 80% waktu yang dihabiskan untuk media sosial menggunakan media perangkat seluler.[2] Jadi ketika Anda berbagi konten di media sosial dan berharap konsumen akan melakukan tindakan - baik itu dengan mengklik, membeli, atau berbagi - setiap ajakan untuk melakukan tindakan (CTA) harus lancar di ponsel. Anda dan tim media sosial Anda harus terus-menerus menguji sendiri CTA media sosial dengan perangkat seluler Anda. Kemudahan penggunaan adalah kunci. Semakin sedikit pekerjaan yang harus dilakukan orang pada ponsel mereka untuk mengakses konten Anda, semakin mereka bersedia untuk berada di channels Anda.


5. Posting pada waktu malam dan akhir pekan

Anda mungkin bekerja dari Senin hingga Jumat dari jam 9 sampai 5, tetapi komunitas Anda bersifat global, mencakup zona waktu di seluruh dunia dan memeriksa media sosial di luar jam kerja normal Anda. Pikirkan semua waktu sepanjang minggu ketika Anda memeriksa umpan Twitter Anda atau menonton video YouTube pada malam dan akhir pekan. Postingan di luar jam kantor reguler membantu konten Anda menonjol ketika banyak merek lain tidak melakukan postingan.


6. Uji ide untuk campaign pemasaran baru

Salah satu manfaat paling besar dalam membangun jejaring sosial yang luas adalah kemampuan untuk menguji iklan dan konsep baru dengan audiens itu. Bereksperimen dengan headlines dan jenis postingan yang berbeda untuk menemukan apa yang mungkin berfungsi pada subjek email. Perhatikan juga konten Anda yang paling banyak di-retweet untuk mendapatkan ide untuk konten baru.


7. Publikasikan data yang anda miliki

Semua orang akan tertarik pada sesuatu yang berbeda di saat yang tepat, postingan terbaik, dan tindakan terbaik untuk bertindak. Tetapi hanya Anda yang memiliki data untuk membuat postingan yang tepat untuk brand Anda. Jangan pernah berhenti bereksperimen dan kembangkan langkah terbaik Anda sendiri.


8. Buat kalendar di media sosial yang dihubungkan dengan campaign lainnya

Perusahaan Anda mungkin memiliki beberapa jadwal pemasaran yang berbeda untuk keseluruhan campaign, iklan, konten, dan banyak lagi. Kalender untuk memposting di media sosial Anda sangat bermanfaat untuk mengenalkan tujuan pemasaran lainnya. Kalender tidak harus sama persis, tetapi Anda akan menerima lebih banyak tindakan di media sosial Anda jika Anda meningkatkan apa yang sudah dilakukan tim lain. Ditambah lagi, pelanggan akan melihat pesan terstruktur dari brand Anda di mana pun mereka terhubung dengan brand Anda.


9. Gunakan tracking URLs

Tracking URLs adalah cara terbaik untuk membuktikan laba atas investasi sosial (ROI). Pada artikel ini akan lebih banyak dibicarakan mengenai ROI di bagian pengukuran, tetapi setiap kali Anda melakukan postingan, gunakan tautan yang memiliki kode pelacakan. Kode pelacakan ini nantinya akan dimasukkan kembali ke dalam basis data keseluruhan, sehingga membantu Anda melacak jejaring sosial mana yang paling mengarahkan traffic dan pembelian.


10. Buatlah interaksi personal

Bagi beberapa perusahaan, melakukan postingan di media sosial adalah hal-hal yang berkaitan tentang perusahaan. Anda membolak-balik posting terbaru mereka dan melihat semua konten dan sedikit sekali interaksi dengan individu. Ketika orang mereview konten Anda yang telah diposting, mereka akan melihat campuran konten yang membantu orang lain dan berbagi cerita Anda sendiri. Anda akan menjangkau pembaca yang lebih luas dan membuat dampak yang lebih besar jika Anda meluangkan waktu untuk berinteraksi di tingkat yang lebih personal



Bagian 4 : Beriklan di Media Sosial


Ketika Anda terlibat dengan komunitas sosial dan meningkatkan pengikut Anda. Selanjutnya adalah beriklan di media sosial, Anda dapat terhubung dengan pelanggan Anda dengan cara yang lebih personal. Iklan di media sosial tidak boleh dibungkam dari channels media sosial Anda yang lain. Promosi berbayar di Facebook, Twitter, Instagram, dan lainnya dapat menjadi komponen utama dari keseluruhan cerita digital Anda.


Kunci dari iklan di media sosial yang hebat adalah dengan penargetan yang tepat. Dengan media sosial, Anda dapat menyelaraskan iklan Anda dengan pelanggan di berbagai channels media sosial. Pada bagian ini, perhatikan 10 cara terbaik untuk iklan yang tak luar biasa di jejaring sosial.


1. Tetapkan tujuan periklanan Anda terlebih dahulu

Ketika media sosial pertama kali muncul, semua hal terlihat sangat alami - tetapi sekarang Anda dapat berinvestasi di balik pesan terbaik dan penawaran paling bertarget melalui iklan. Hal Ini dapat diartikan bahwa ada lebih banyak yang dipertaruhkan jika Anda tidak mendapatkan hasil: yaitu, anggaran iklan Anda. Jadi sebelum Anda mulai, pikirkan alasan Anda ingin beriklan di media sosial dan apa yang ingin Anda dapatkan dari pengiklanan ini. Dengan tujuan yang jelas, Anda dapat membuat penyesuaian yang lebih baik jika ada sesuatu tidak sesuai rencana dan lebih memahami keberhasilan atau kegagalan.


2. Buat daily and lifetime budgets untuk campaign Anda

Tergantung pada media sosial mana Anda beriklan, pembayaran untuk melakukan promosi iklan berbeda-beda – Dan Anda biasanya dapat mengajukan penawaran langsung pada tujuan yang Anda inginkan, seperti konversi pada situs web, menjangkau melalui (tayangan), klik, atau pemasangan aplikasi ponsel. Tetapkan anggaran Anda selama masa campaign, serta anggaran untuk setiap harinya, hal ini akan membantu Anda memutuskan iklan mana yang akan dijalankan. Ini juga akan memungkinkan Anda untuk melihat kebutuhan sehari-hari Anda.


3. Sesuaikan campaign di media sosial anda dengan konteks inisiatif periklanan lainnya

Mungkin ada saatnya Anda ingin menjalankan iklan media sosial secara terpisah dari topik pemasaran lainnya, dan itu tidak masalah. Tetapi kemungkinan besar, iklan media sosial Anda akan bertepatan dengan konten media berbayar lainnya. Untuk membuat ketertarikan, pastikan konten yang kreatif, olahpesan dengan baik, dan penargetan Anda bertepatan dengan sisa iklan Anda. Ini mungkin tampak jelas, tetapi tim promosi periklanan di media sosial yang berbeda mungkin mengawasi tanggung jawab iklan yang berbeda, jadi penting untuk membuat semua orang di ruangan yang sama berbagi rencana.


4. Kenali pilihan anda

Setiap media sosial memiliki kemampuan beriklan yang berbeda berdasarkan fitur unik yang tersedia bagi pengguna. Misalnya, campaign video yang menarik di Facebook atau YouTube, sedangkan link ke new white paper mungkin menjadi cara terbaik sebagai link dalam tweet yang dipromosikan atau pembaruan LinkedIn. Dan panduan hadiah mungkin paling cocok untuk Pinterest. Terlepas dari media sosial mana yang terbaik untuk campaign Anda, biasakan diri Anda pada pilhan-pilhan sehingga Anda dapat membuat keputusan terbaik mengenai di media sosial mana anda akan mengeluarkan budget iklan Anda.


5. Lebih cermat dengan target anda, apakah Anda B2B atau B2C?

Saat ini, iklan dapat melampaui penargetan demografis, seperti semua wanita yang berusia 18-25 tahun di Chicago. Misalnya, dengan penargetan tindakan pengguna Facebook, pemasar B2B dapat memulai dengan menargetkan orang-orang dengan tingkat senioritas tertentu dan jabatan pekerjaan, atau dapat juga tersegmentasi berdasarkan ukuran perusahaan. Perusahaan B2C mungkin lebih tertarik untuk menargetkan pelanggan melalui email yang belum melakukan tindakan selama tiga bulan. Iklan Anda dapat menjangkau orang sungguhan, bukan hanya karakter yang tidak nyata. Dan dengan audiens di Facebook, Pencocokan Pelanggan pada Google, atau Followers yang disesuaikan dengan Twitter, Anda dapat secara langsung menargetkan orang-orang tersebut di sistem CRM Anda berdasarkan alamat email atau nomor telepon mereka.


6. Lakukan percobaan untuk meningkatkan target dan kinerja

Perusahaan yang fokus pada penargetan lanjutan dari iklan mereka juga menggunakan percobaan A atau B untuk meningkatkan hasil iklan mereka. Cara terbaik untuk menentukan keberhasilannya adalah memiliki dua kelompok percobaan kecil dan menunjukkan kepada mereka versi berbeda dari konten yang dipromosikan (tetapi dengan konteks yangs sama). Konten yang memiliki dampak lebih baik bisa dimasukkan pada daftar konten yang dapat dijadikan campaign. Pastikan variabel terbatas pada satu elemen, seperti informasi utama, gambar, atau ajakan untuk bertindak, tetapi jangan mengandung ketiga unsurnya sekaligus.


7. Buat jaringan yang luas ketika membuat target

Anda dapat membuat grup iklan dengan penargetan, tetapi Anda harus memastikan bahwa Anda memiliki audiens yang cukup besar untuk menghabiskan anggaran marketing Anda dan dapat menjangkau sekelompok orang yang cukup luas. Jangan terlalu terperinci pada penargetan Anda, yang akan mengurangi efektivitas iklan Anda sehingga dapat membatasi jumlah orang yang melihatnya. Anda bahkan dapat menargetkan orang yang terlihat seperti pelanggan Anda sendiri dengan melakukan penargetan yang menyerupai.


8. Jangan lupa mengenai waktu penjadwalan dan jadwal harian

Sama pentingnya untuk tidak lupa memposting di waktu malam dan di akhir pekan, waktu adalah segalanya untuk meningkatkan efektivitas iklan di media sosial Anda. Beberapa pengujian diperlukan untuk mengetahui kapan iklan Anda paling efektif untuk diposting. Misalnya, jika brand Anda adalah industri makanan cepat saji atau toko sandwich, Anda mungkin ingin menjalankan iklan selama satu jam sebelum makan siang dan makan malam, ketika orang-orang memikirkan apa yang harus dimakan. Lihat waktu dan hari di mana orang-orang paling tertarik dengan iklan Anda, dan berikan lebih banyak anggaran marketing Anda untuk promosi ketika Anda merasa cakupan calon pelanggan Anda sudah cukup besar.


9. Pastikan KPI (key performance indicators) dan metrics dengan benar

Ketika anda melakukan Iklan digital maka anda akan diberikan banyak data. Tetapi data tersebut tidak terlalu berarti jika Anda tidak melakukan apa-apa dengan data tersebut. Karena media sosial dapat melacak begitu banyak tindakan berbeda yang dilakukan oleh pengguna, mereka membuat laporan analisa yang kuat sehingga dapat membantu Anda menentukan efektivitas campaign iklan Anda. Buat daftar metrics dan key performance indicators (KPI) yang paling penting bagi Anda sebelum memulai iklan sehingga Anda dapat memonitor hal ini dengan cermat. Saat campaign Anda berjalan, buat perubahan untuk mengoptimalkan hasil metrics ini atau menentukan apakah metrics ini sebenarnya merupakan indikator terbaik atas keberhasilan iklan Anda.


10. Jangan hanya mengatur dan melupakannya

Campaign iklan adalah suatu proses iklan yang membutuhkan pemantauan dan penyesuaian. Sempurnakan ritme analitisa Anda. Lihatlah laporan Anda secara teratur. Jadwalkan pertemuan secara berkala dengan orang-orang yang berkepentingan untuk membahas kinerja campaign. Mendapatkan ritme juga akan membuat sharing dengan tim internal perusahaan menjadi lebih mudah, karena mereka yang terlibat sudah mengetahui apa yang terjadi dengan iklan Anda.



Bagian 5 : Mengukur keberhasilan di media sosial


Dengan membangun teknologi, hubungan dengan banyak orang, merupakan proses yang tepat sehingga Anda selalu tahu bagaimana kinerja usaha Anda. Pengukuran di media sosial memungkinkan Anda membuat keputusan tentang untuk melakukan perbaikan atau penyesuaian saat melakukan campaign. Hal ini juga membantu Anda mendapatkan lebih banyak dukungan – dan anggaran – dari para pemimpin perusahaan Anda ketika mereka melihat hasil mengesankan dari strategi di media sosial Anda.


1. Pilih tujuan Anda sendiri. Seperti kata pepatah, "Jika Anda tidak memiliki tujuan, maka Anda bisa mendapatkannya setiap saat."

Tujuan media sosial yang baik biasanya sejalan dengan tujuan dari perusahaan Anda. Berikut ini adalah beberapa tujuan media sosial yang solid untuk diukur:

· Menambah wawasan

· Generate Leads

· Meningkatkan kecepatan layanan

· Mengarahkan konversi lebih banyak

· Menyenangkan pelanggan yang sudah ada

· Menciptakan peluang peningkatan penjualan

Lebih baik mengeksekusi dengan baik pada satu atau dua tujuan daripada melemahkan usaha Anda dengan mencoba melakukan banyak tujuan.


2. Hanya mengukur apa yang bernilai

Peretail Philadelphia John Wanamaker mengatakan, “Setengah dari uang yang saya habiskan untuk iklan terbuang; masalahnya adalah, karena saya tidak mengetahui setengahnya yang lain". Sayangnya, beberapa CMO dan profesional pemasaran masih merasa seperti itu, meskipun begitu banyak iklan digital dapat diukur. Ingat apa yang orang tua Anda ajarkan kepada Anda: Hanya karena Anda dapat melakukan sesuatu bukan berarti Anda harus melakukannya. Untuk pemasaran di media sosial, hanya karena Anda dapat mengukur sesuatu bukan berarti itu semua bernilai, jadi anda hanya harus melacak apa yang benar-benar menambah nilai bagi bisnis Anda.


3. Melampaui Metrics

Rasanya sangat luar biasa dapat mengukur jumlah penggemar, pengikut, dan pelanggan Anda yang semakin bertambah. Tampilan, jumlah suka, jumlah share, dan jumlah re-tweet adalah indikasi yang jelas bahwa audiens Anda menghargai Anda. Tetapi marketing berada di bawah tekanan yang meningkat untuk menunjukkan ROI dari media sosial. Apakah Facebook sering merujuk pada website anda? Apakah campaign di Twitter dapat mengurangi biaya perolehan marketing di search engine? Miliki report tools yang memonitor kinerja dan keterlibatan konten dengan tepat. Ini tidak hanya memberikan wawasan, ini memungkinkan Anda untuk menargetkan audiens yang paling responsif di jejaring sosial dan secara geografis.


4. Mengukur dampak sosial terhadap pertumbuhan email pelanggan

Bagi sebagian besar perusahaan, email ROI memiliki peran yang kuat. Salah satu cara terbaik untuk melacak keberhasilan di media sosial adalah dengan mengukur dampaknya pada daftar email Anda. Misalnya, Anda dapat menggunakan formulir pendaftaran email sederhana di halaman Facebook Anda atau mempromosikan alamat email yang dibutuhkan, atau memberikan buku elektronik di media sosial. Apa pun yang Anda coba, media sosial adalah media yang hebat - dan dapat diukur - untuk menumbuhkan daftar email Anda. Email adalah peluang besar untuk membantu anda membawa follower di media sosial melalui channels penjualan.


5. Lacak peningkatan layanan di media sosial

Dalam bagian tentang keterlibatan dan publikasi sebelumnya, kami berbicara tentang pentingnya menanggapi feedback dan masalah layanan secara tepat waktu di media sosial. Ini adalah salah satu wilayah di mana Anda dapat memiliki banyak pengukuran sangat berharga. Bagi sebagian besar perusahaan, menyelesaikan masalah pelanggan melalui media sosial jauh lebih murah daripada telepon atau email. Studi juga menunjukkan bahwa ketertarikan pelanggan meningkat ketika pelanggan menerima balasan cepat di media sosial.


6. Dapatkan pengetahuan tentang produk dan layanan favorit

Saat Anda mendengarkan obrolan di media sosial, Anda mungkin menemukan fitur atau produk tertentu yang pelanggan selalu bicarakan, menjadi lebih baik atau lebih buruk. Ambil langkah lebih jauh. Jangan hanya mendengarkan; monitor dan mengukur percakapan ini dari waktu ke waktu. Kemampuan untuk menjalankan studi R&D ini sepanjang waktu harus mengubah cara marketing anda.


7. Buat sebuah central dashboard

Salah satu masalah dalam pengukuran di media sosial adalah bahwa data dapat berasal dari mana saja. Anda mungkin memiliki beberapa data langsung dari jejaring sosial, beberapa dari alat pihak ketiga, dan beberapa dari tim analisa internal. Hal ini dapat memperlambat analisa Anda. Coba kompilasikan semua data menjadi satu central dashboard agar mudah dilihat. Anda dapat menggunakan angka, bagan, grafik, dan sebagainya, tetapi meletakkan segala sesuatu di satu tempat ini unruk memastikan Anda tidak kehilangan apa pun saat menghapus informasi

Bonus: Ini membuat penyajian data anda jauh lebih rapih dan mudah.


8. Tentukan ROI anda

ROI akan selalu menjadi hal ajaib dalam marketing. Semua orang ingin jawaban untuk pertanyaan, "Bagaimana cara melacak ROI di campaign atau media sosial ini?" Pada hal ini, Anda tahu tidak ada jawaban untuk pertanyaan ini. Media sosial memberi Anda banyak data, tetapi Anda harus memutuskan tindakan pengguna apa yang paling penting bagi Anda. Kemudian Anda dapat mengetahui cara melacaknya sebelum memulai campaign berikutnya.


9. Tetap Fleksibel di Media sosial

Fleksibilitas adalah keunggulan unik dari media sosial; jika Anda tiba-tiba ingin mengubah arah capaign, itu membutuhkan lebih banyak waktu dan usaha. Itulah mengapa berkomunikasi secara rutin dengan mereka yang memiliki andil dalam campaign di media sosial Anda sangat penting untuk keberhasilan Anda. Meninjau data yang benar secara konstan sama pentingnya dengan keberhasilan Anda saat memposting konten yang tepat.


10. Pertimbangkan setiap measurement tool yang tersedia

Gunakan semua tools yang tersedia untuk menghitung data. Apakah itu berarti menggunakan spreadsheet yang sudah diisi sebelumnya dari tools lain, melihat bagian analisa di media sosial, atau bahkan mengeluarkan kalkulator dan menghitung angka dengan cara kuno, jangan pernah berhemat dalam mengukur data Anda. Ini satu-satunya cara untuk mengetahui apakah Anda berada di jalur yang benar dengan upaya media sosial Anda - dan ini dapat sangat memengaruhi cara Anda dalam melangkah maju.


Kesimpulan


Kami berharap dalam artikel mengenai 50 tips terbaik di media sosial ini dapat membantu menginspirasi kreativitas media sosial Anda dan meningkatkan strategi marketing Anda saat ini. Dengan begitu banyak channels media sosial untuk dijelajahi dan konten untuk dibaca, ini bisa sangat melelahkan - jadi jangan coba merombak keseluruhan rencana pemasaran di media sosial Anda sekaligus. Coba satu atau dua ide baru setiap minggu atau bulan, tetapi dengan tetap mempertahankan ritme postingan Anda dan terlibat dengan pelanggan.





[1] wearesocial.com/uk/blog/2017/09/social-media-captures-30-online-time


[2] marketingland.com/facebook-usage-accounts-1-5-minutes-spent-mobile-171561

PT. Mata Angin Digital

Centennial Tower Level 29, Jl. Gatot Subroto No. 27,
Karet Kuningan, DKI Jakarta 12950

WA +62 819 11111 809

  • Black Facebook Icon
  • Black Twitter Icon
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon

©2018 powered by Mata Angin Digital